
WISATA RAMBUT MONTE
Kebetulan hari ini saat bosan-bosannya sore,
sekeluarga rekreasi ke rambut monte. Ini termasuk desitnasi wisata yang masuk
kabupaten blitar, wisata rambut monte masih satu wilayah dengan Gandusari
kayaknya. Hehe maklum lah, soalnya aku orangnya buta arah :P
Langit masih terang, namun sinar mentari telah
tergelincir kea rah barat. Menunjukkan waktu menujukkan angka setengah empat
sore. Suasana pintu masuk desinasi wisata ini nampak lenggang, namun tidak
menyurutkan keinginan untuk segera masuk dan melihat-lihat. begitu masuk ke dalam gapura, kami sudah
disambut oleh sepasang pasangan yang tengah berdua di dalam kurungan.
Sepasang monyet yang tengah bermuram durja sepertinya
haha
Wisata ini terletak di desa Krisik, Gandusari kurang
lebih 30 km dari Kota Blitar. Walau tempat parkir rambut monte nampak lenggang,
ternyata lumayan banyak remaja yang nongkrong di sana, beberapa ekor anjing
liar nampaknya juga berkeliling sembari berpatroli dan sesekali menghampiri
pengunjung untuk menarik jatah makanan. :D
Karena takut dengan anjing jadi aku segera menyingkir,
oke aku takut anjing karena suatu trauma di masa kecil. Kembali ke topik!
Menuruni undakan demi undakan menuju bawah sana, kemudian segera sebuah telaga
nampak. Telaga tersebut adalah salah satu daya tarik objek wisata ini, karena
di telaga atau sumber air itu sebenarnya sangat istimewa.
Keistimewaannya yaitu terdapat banyak hiu tawar yang juga katanya disebut ikan dewa yang
besar-besar di sana, konon siapapun tidak diperbolehkan memancing atau
menangkap hiu tawar tersebut, kabarnya bisa menyebabkan kematian. Hiu tawar di
situ memang lumayan besar, walau tidak sebesar hiu di laut sih hehe, tapi
ukurannya sekitar sepaha orang dewasa dan panjangnya mungkin sekitar 60 cm
meter an atau lebih.
Ditengah kolam atau danau itu, juga ada sesuatu yang
menarik, dasar kolam di tengah-tengah sana berwarna biru yang katanya adalah
sumber air kolam tersebut. Ada juga sebuah gazebo yang bisa digunakan
pengunjung untuk bisa melihat tengah kolam yang berwarna biru lebih dekat.
Daerahnya masih asri karena berada di pegunungan,
udaranya sejuk dan air kolam tersebut sangat bening sehingga pengunjung bisa
melihat hiu tawar dengan lebih jelas.
Sayangnya ada beberapa hal menurutku, perawatan
destinasi wisata ini sepertinya tidak terlalu di perhatikan, padahal pegunjung
pun ditarik tiket masuk.
Gazebo yang
menjorok ke tengah kolam tidak terurus sehingga jembatan penghubung antara
gazebo dengan pinggir kolam nampak rusak dan berlubang sehingga membahayakan
jika ada pengunjung yang apes dan tercebur ke kolam. Walaupun ketinggian kolam
kuperkirakaan hanya sekitar satu meteran, tapi tetap saja siapa yang mau
menceburkan diri di tengah-tengah hiu tawar yang lebih dari satu itu. :D
Selain itu jalan setapaknya juga banyak yang sudah
retak-retak, itu bisa membuat pengunjung jatuh tersandung jika sedang
apes-apesnya. :D
Destinasi wisata ini bisa menjadi pilihan, selain
tiketnya murah sekitar 3000 per orang, kita juga bisa refreshing mata karena
penampakan alamnya masih asri. Selain itu di wisata rambut monte juga terdapat
peninggalan candi yang merupakan tempat pemujaan bagi penganut agama Hindu pada
zaman kerajaan Majapahit yang sepertinya
terdapat patung dengan rambut monte, mungkin karena itu di situ disebut wisata
rambut monte.


















Tidak ada komentar:
Posting Komentar