Kamis, 18 September 2014

WISATA RAMBUT MONTE BLITAR





















WISATA RAMBUT MONTE
Kebetulan hari ini saat bosan-bosannya sore, sekeluarga rekreasi ke rambut monte. Ini termasuk desitnasi wisata yang masuk kabupaten blitar, wisata rambut monte masih satu wilayah dengan Gandusari kayaknya. Hehe maklum lah, soalnya aku orangnya buta arah :P
Langit masih terang, namun sinar mentari telah tergelincir kea rah barat. Menunjukkan waktu menujukkan angka setengah empat sore. Suasana pintu masuk desinasi wisata ini nampak lenggang, namun tidak menyurutkan keinginan untuk segera masuk dan melihat-lihat.  begitu masuk ke dalam gapura, kami sudah disambut oleh sepasang pasangan yang tengah berdua di dalam kurungan.
Sepasang monyet yang tengah bermuram durja sepertinya haha
Wisata ini terletak di desa Krisik, Gandusari kurang lebih 30 km dari Kota Blitar. Walau tempat parkir rambut monte nampak lenggang, ternyata lumayan banyak remaja yang nongkrong di sana, beberapa ekor anjing liar nampaknya juga berkeliling sembari berpatroli dan sesekali menghampiri pengunjung untuk menarik jatah makanan. :D
Karena takut dengan anjing jadi aku segera menyingkir, oke aku takut anjing karena suatu trauma di masa kecil. Kembali ke topik! Menuruni undakan demi undakan menuju bawah sana, kemudian segera sebuah telaga nampak. Telaga tersebut adalah salah satu daya tarik objek wisata ini, karena di telaga atau sumber air itu sebenarnya sangat istimewa.
Keistimewaannya yaitu terdapat banyak hiu tawar  yang juga katanya disebut ikan dewa yang besar-besar di sana, konon siapapun tidak diperbolehkan memancing atau menangkap hiu tawar tersebut, kabarnya bisa menyebabkan kematian. Hiu tawar di situ memang lumayan besar, walau tidak sebesar hiu di laut sih hehe, tapi ukurannya sekitar sepaha orang dewasa dan panjangnya mungkin sekitar 60 cm meter an atau lebih.
Ditengah kolam atau danau itu, juga ada sesuatu yang menarik, dasar kolam di tengah-tengah sana berwarna biru yang katanya adalah sumber air kolam tersebut. Ada juga sebuah gazebo yang bisa digunakan pengunjung untuk bisa melihat tengah kolam yang berwarna biru lebih dekat.
Daerahnya masih asri karena berada di pegunungan, udaranya sejuk dan air kolam tersebut sangat bening sehingga pengunjung bisa melihat hiu tawar dengan lebih jelas.
Sayangnya ada beberapa hal menurutku, perawatan destinasi wisata ini sepertinya tidak terlalu di perhatikan, padahal pegunjung pun ditarik tiket masuk.
Gazebo  yang menjorok ke tengah kolam tidak terurus sehingga jembatan penghubung antara gazebo dengan pinggir kolam nampak rusak dan berlubang sehingga membahayakan jika ada pengunjung yang apes dan tercebur ke kolam. Walaupun ketinggian kolam kuperkirakaan hanya sekitar satu meteran, tapi tetap saja siapa yang mau menceburkan diri di tengah-tengah hiu tawar yang lebih dari satu itu. :D
Selain itu jalan setapaknya juga banyak yang sudah retak-retak, itu bisa membuat pengunjung jatuh tersandung jika sedang apes-apesnya. :D
Destinasi wisata ini bisa menjadi pilihan, selain tiketnya murah sekitar 3000 per orang, kita juga bisa refreshing mata karena penampakan alamnya masih asri. Selain itu di wisata rambut monte juga terdapat peninggalan candi yang merupakan tempat pemujaan bagi penganut agama Hindu pada zaman kerajaan Majapahit  yang sepertinya terdapat patung dengan rambut monte, mungkin karena itu di situ disebut wisata rambut monte.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar